BREAKING NEWS

Governance and Institution building

Social development & Research

Social Education Development Society

Sabtu, 27 April 2013

Sinergi Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Antara Indonesia & Jepang



Agenda kunjungan kerja Menteri Sosial RI, Dr. Salim Segaf Al Jufri, MA ke Jepang telah memupuk  sinergi penyelenggaraan kesejahteraan sosial antara Indonesia dan Jepang. Sinergi ini terwujud dalam kesepakatan kerja sama pengembangan sumber daya manusia kesejahteraan sosial antara Kementerian Sosial RI dengan Japan College of Social Work (JCSW).


Dalam kunjungannya selama 6 (enam) hari dari  tanggal 8-13 April 2013, Menteri Sosial RI didampingi Penasehat Dharma Wanita, Zaenab Alwi Basri; Kepala Badan Pendidikan dan Penelitian Kesejahteraan Sosial, Dr. Ir. R. Harry Hikmat, M.Si; Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Drs. Samsudi, MM; Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Dampak Sosial, Mu’man Nuryana, Ph.D; Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Tatakelola Pemerintahan, Sumber Daya Manusia serta Jaminan dan Perlindungan Sosial, Drs. Musholi dan Ketua Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung, Dr. Kanya Eka Santi mengunjungi sejumlah lembaga penyelenggara kesejahteraan sosial di negara matahari terbit tersebut.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya,  Menteri Sosial RI melaksanakan:

Kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Jepang di Tokyo. Pertemuan dengan Duta Besar RI untuk Jepang, Muhammad Lutfi, membahas berbagai agenda yang akan dilaksanakan selama kunjungan kerja di Jepang yakni penandatanganan MOU antara Kementerian Sosial RI dengan Japan College of Social Work, dan kunjungan kehormatan kepada Minister of Health, Labour and Welfare of Japan, kepada President Japan International Cooperation Agency (JICA), kepada President Foundation for the Welfare and Education of the Asian People (FWEAP), kepada Konsul Jenderal Republik Indonesia di Osaka, dan audiensi dengan para Akademisi Jepang yang tertarik untuk melaksanakan penelitian di Indonesia.
Kunjungan  ke Japan College of Social Work  (JCSW). Kementerian Sosial RI dan JCSW menyepakati dilaksanakannya kerjasama dalam pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan, penelitian dan pelatihan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding yang dilaksanakan oleh Kepala Badan Pendidikan dan Penelitian Kesejahteraan Sosial dan Rektor JCSW.  Hadir dalam acara tersebut, wakil JCSW antara lain Hon. Mrs. Yoshihiko Shiotani (Chief Director JCSW), Hon. Professor Iwao Oshima (President JCSW), Hon. Mr. Hiroshi Uno  (Executive Director), Dr. Takashi Fujioka (Director & Professor, Social Work Research Institute), Dr. Tatsuru Akimoto (Director & Professor, Asian Center for Welfare in Society, Social Work Research institute), Dr. Takashi Goto (Director & Professor, Graduate School of Social Welfare and Library), Dr. Hideharu Uemura (Director & Professor, Graduate School of Social Service Management), dan para pejabat teras JCSW lainnya;


Kunjungan ke Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Sosial Jepang. Pertemuan dengan Wakil Menteri Kesehatan, Tenaga Kerja dan Sosial Jepang, Mr. Keigo Masuya membahas diantaranya: dukungan pemerintah Jepang atas kerjasama antara Kementerian Sosial RI dan JCSW, usulan Menteri Sosial RI untuk mempererat kerjasama bilateral (Indonesia-Japan) dan multilateral (Japan-ASEAN) dalam pembangunan kesejahteraan sosial; kelanjutan Technical Cooperation dalam human resources development, pengiriman Short Term Experts dan Study Teams ke Indonesia, pengorganisasian International Conference and Meetings di Jepang; keterlibatan Kementerian Sosial RI dalam “ASEAN & Japan High Level Officials Meeting on Caring Societies” dalam rangka pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam pelayanan kesejahteraan sosial; dukungan Pemerintah Jepang atas rencana Indonesia menerapkan sistem jaminan kesehatan universal tahun 2014 dan rencana mempererat hubungan kerjasama kedua Kementerian dalam pengembangan sistem jaminan sosial universal;  kesediaan Kementerian Sosial untuk menyediakan Careworkers (Kaigo*****ushishi) untuk bekerja pada caregiving facility bagi lanjut usia di Jepang sebagai implementasi dari Economic Partnership Agreement (EPA); dukungan indonesia terkait rencana Jepang sebagai calon tuan rumah Olimpiade Tokyo 2020 berdasarkan semangat dan kebanggaan bangsa Asia dan undangan Indonesia kepada Minister of Health, Labour and Welfare of Japan untuk berkunjung ke Indonesia dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang sistem kesejahteraan sosial kedua negara.

Kunjungan ke Japan International Cooperation Agency (JICA). Kunjungan Menteri Sosial RI ke JICA disambut oleh Director General Southeast Asia and Pacific Department, Hon. Mr. Koki Hirota. Pertemuan ini membahas antara lain: usulan Menteri Sosial untuk mengembangkan kerjasama yang telah terjalin baik selama ini dalam: (1) Peningkatan kualitas Infrastruktur Kesejahteraan, (2) Technical Cooperation bidang human resources development, Short Term Experts dan Study Teams ke Indonesia, dan pengorganisasian International Conference and Meetings di Jepang, (3) Kerjasama fokus pada area-area pelayanan sosial lanjut usia, pengiriman careworkers dari Indonesia ke Jepang; serta undangan Menteri Sosial kepada President JICA untuk berkunjung ke Indonesia dalam rangka meningkatkan hubungan baik dan mempererat kerjasama kedua belah pihak.


Kunjungan ke Foundation for the Welfare and Education of the Asian People  (FWEAP). Pertemuan dengan President Foundation for the Welfare and Education of the Asian People (FWEAP), Hon. Mr. Tamisuke Watanuki, membahas antara lain: harapan Jepang agar Indonesia (melalui Kementerian Sosial) untuk membantu Jepang dalam mengatasi masalah kelangkaan careworkers dalam memberikan pelayanan sosial kepada lanjut usia melalui pengiriman care workers dalam kerangka kerjasama Economic Partnership Agreement (EPA); usulan Indonesia agar para pensiunan Jepang (lanjut usia) untuk tinggal di Indonesia pada panti sosial (homecare) yang dirancang bersama sesuai kebutuhan; usulan Indonesia untuk menjadi salah satu negeri tujuan bagi lanjut usia Jepang untuk tinggal, dan untuk itu perlu dilakukan investasi di sektor sosial. Dalam kunjungan ke FWEAP, Menteri Sosial menyampaikan keynote address pada acara “Welcoming Reception FWEAP Study Program” yang dihadiri oleh delegasi peserta dari negara-negara Asia (Singapore, Taiwan, Mongolia, Indonesia), para pimpinan dan pejabat FWEAP, para pejabat teras Kementerian Luar Negeri Jepang, Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, para pejabat teras Kedutaan Besar negara-negara peserta FWEAP Study Program.

Menteri Sosial menerima kunjungan para akademisi Jepang. Menteri Sosial melaksanakan audiensi dengan para akademisi Jepang yang memiliki perhatian terhadap Indonesia, dipimpin oleh Professor Emeritus Mitsuo Nakamura (Chiba University), dengan anggota Prof. Hisako Nakamura (Tokyo Bunkyoku University), Prof. Kanji Ikeda (Hosei University), Prof. Yoshihiko Miyagi (Okinawa University), Prof. Masayuki Akutsu (Tokyo University), dan Dr. Takenobu Aoki (Nihon Univesrity). Para akademisi Jepang tertarik untuk melakukan riset di bidang sosial dan lingkungan ditinjau dari perspektif Islam terutama di wilayah Indonesia bagian Tengah dan Timur.


Kunjungan ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Osaka. Pertemuan dengan Konsul Jenderal Republik Indonesia di Osaka (KJRI), Ibnu Hadi, dan International Manpower Development Organization Japan (IM Japan), membahas pemberian kesempatan kepada Kementerian Sosial untuk berpartisipasi dalam menyiapkan tenaga muda untuk mendapat kesempatan mengikuti internship training program (program magang) di Jepang selama 3 tahun.


Posting Komentar

 
Copyright © 2013 DR. Harry Hikmat
Powered byBlogger